Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Pasang Relay Stater | Yamaha Mio 2007

Alarm motor - adalah suatu alat yang dipasang pada sepeda motor untuk mengamankan kendaraan. Alarm tidak hanya dipasang pada Mobil, alarm juga bisa dipasang pada kendaraan sepeda motor, alarm ini banyak fitur bahkan bisa melebihi alarm yang ada pada mobil.

Terus kenapa bang pemasangan alarm harus ditambahkan relay ?...
dalam pemasangan Alarm pada motor berbedah-bedah, terkadang alarm tersebut sesuai dengan system pengapian motor terkadang juga tidak.

Pada sepeda motor Yamaha Mio ini kabel stater dari tombol stater ke bandik relay memakai muatan negative dan untuk positif bandik staternya itu dari rem motor. Jadi agar fiture stater bisa aktif kita harus mengakalinya menggunakan 1 (satu) buah relay dan1 buah dioda.

Apa itu Relay ?...
relay adalah alat saklar electromekanikal yang terdiri dari coil dan kontak, jadi relay ini memiliki coil yang harus diberi tegangan 12Vdc agar kontak yang awalnya terbuka menjadi tertutup yang akan menyambungkan listrik, terkadang ada kata NO pada kontak relay, apa arti kata  NO itu ? NO adalah kepanjangan dari bahasa inggris Normaly Close dalam Bahasa Indonesia adalah normal terbuka, artinya kontak ini kalau relay belum diberi tegangan 12Vdc maka kontak relay ini akan masih dalam kondiri normal terbuka.

Jika anda sudah mengerti cara kerja relay yang sudah saya jelaskan diatas, maka kita akan membahas cara pemasangan relay pada sepeda motor Yamaha mio.

Merangkai Relay Stater Pada Yamaha Mio 2007
dalam pemasangan relay pada sepeda motor Yamaha mio kita harus selalu berhati-hati agar tidak merusak komponen-komponen lain yang ada pada sepeda motor Yamaha mio.


Gambar: Rangkaian Relay Stater

Langkah-langkah menyambungkan Relay pada kabel alarm dan kabel Yamaha mio sebagai berikut :
  1. Sambungkan kabel alarm warna biru ke kaki relay no. 86 dan cabang lagi ke kaki dioda seperti yang ada pada gambar, jangan terbalik untuk arah diodanya.
  2. Sambungkan kaki relay no. 85 dan 30  pada massa atau negatif baterai motor pilih yang terdekat.
  3. Sambungkan kaki relay 87 ke kabel stater motor negatif (bandik stater).
  4. Sambungkan ujung dioda (pemasangan dioda jangan sampai terbalik, lihat gambar) ke kabel stater motor positif (bandik stater).
  5. Dalam pemasangan relay harus disolder agar penyambungan awet terhindar dari lepasnya kabel atau korosi, setelah kabel disolder silakan setiap penyambungan kabel harus di isolasi agar aman dari short body yang bisa menyebabkan fuse baterai motor bisa putus. 
Setelah pemasangan relay selesai dan semua penyambungan sudah rapi dan sudah terisolasi silakan sambungkan kembali kabel positif baterai yang pada saat memulai penyambungan dilepas dan sekarang karena sudah selesai penyambungan silakan di sambungkan lagi.

Cara Menguji Pemasangan Relay
dalam pengujian relay gampang sekali bagi yang sudah pernah, dan bagi yang belum pernah melakukan jangan kawatir kali ini, admin akan memberi informasi bagaimana cara menguji relay.

Silakan lepas kunci kontak yang sedang melekat pada motor, posisikan sepeda motor pada posisi standar tengah, lakukan stater dari remote dengan cara tekan tombol petir 2x dengan cepat sampai mesin sepeda motor Yamaha mio menyala.

Jika Mesin Yamaha mio sudah menyala artinya pemasangan relay anda berhasil, selamat ada sudah memahami cara mamasang relay pada Yamaha mio, bila anda ingin melihat tutorial yang lain silakan melihat sitemap yang ada pada blog ini.

Demikian artikel Merangkai Relay Stater Pada Yamaha Mio 2007 semoga bermanfaat bagi kita semua, jika ada pertanyaan mengenai artikel ini silakan tulis komentar anda pada kolom komentar.Terimakasih 
Admin
Admin Saya adalah seorang penulis Blog seputar informasi kelisrikan dan pemasangan alarm motor yang sudah beredar di indonesia

Post a comment for "Cara Pasang Relay Stater | Yamaha Mio 2007"

Berlangganan via Email